1. (6) Bakker
Bakker mengartikan modal ialah baik yang brupa barang-barang konkret yang masih ada dalam rumah tangga perusahaan yang terdapat di neraca debit, maupun berupa
daya beli / nilai tukar dari barang-barang itu yang tercatat disebelah kredit.
2. menurut saya modal adalah
kegiatan pada rumah tangga perusahaan yang berupa barang-barang konkret yang masih ada, dan terdapat di neraca sebelah debit. ataupun yang tercatat di sebelah kreddit berupa daya beli / nilai tukar dari barang-barang itu.
3. Usaha
Usaha tempat makan Cap Chai
- Modal awal (bahan, alat-alat) Rp 10.000.000,-
- Biaya bahan Rp 1.500.000,-
(sayur, udang,bakso ikan,wortel, cumi-cumi)
- Sewa tempat selama 1 tahun Rp 3.000.000,-
- Kompor gas Rp 700.000,-
2. menurut saya modal adalah
kegiatan pada rumah tangga perusahaan yang berupa barang-barang konkret yang masih ada, dan terdapat di neraca sebelah debit. ataupun yang tercatat di sebelah kreddit berupa daya beli / nilai tukar dari barang-barang itu.
3. Usaha
Usaha tempat makan Cap Chai
- Modal awal (bahan, alat-alat) Rp 10.000.000,-
- Biaya bahan Rp 1.500.000,-
(sayur, udang,bakso ikan,wortel, cumi-cumi)
- Sewa tempat selama 1 tahun Rp 3.000.000,-
- Kompor gas Rp 700.000,-
Total Rp 15.200.000,-
Biaya Operasional
Gaji pegawai 4 orang Rp 4.000.000,-
Transportasi, telpon, listrik Rp 3.000.000,-
Uang makan / bulan Rp 700.000,-
Biaya lain-lain Rp 500.000,-
Total Rp 8.200.000,-
4. Batik
Usaha batik celup Ikat
- Bahan / potong kain = Rp 75.000,-
- Jumlah perkiraan pembbuatan batik celup ikat = 33 kain x Rp
75.000,-
= Rp 2.475.000,-
- Hasil / potong dijual = Rp 175.000,-
- Jika terjual 33 kain = Rp 175.000,- x 33 kain
= Rp 5.775.000,-
- Laba = modal awal – kain yang terjual
=
Rp 5.775.000,- - 2.475.000,-
=
Rp 3.300.00,- ( laba )
No comments:
Post a Comment